May 10
2016

Barcelona Sudah 9 Kali Menangi Liga di Pekan Terakhir

Barcelona Sudah 9 Kali Menangi Liga di Pekan Terakhir

Agen Judi Online

Berita Bola,Persaingan memperebutkan gelar juara La Liga Primera berlanjut sampai pekan terakhir. Barcelona sudah berpengalaman menjalani situasi tersebut.

Kalah dari Levante membuat Atletico Madrid terdepak dari persaingan La Liga Primera. Kini tinggal Barcelona (88) dan Real Madrid (87) yang memperebutkan gelar juara.

La Liga sendiri tinggal menyisakan satu pertandingan. ‘Final’ tersebut akan dilangsungkan pada Sabtu (14/5/2016) pukul 17.00 waktu setempat, Barcelona akan bertamu ke Granada sementara Madrid berkunjung ke Deportivo La Coruna.

Kemenangan akan memastikan Barcelona meraih titelnya yang ke-24. Gelar juara masih akan bisa didapat Lionel Messi dkk andai mereka kalah, tapi dengan catatan Madrid maksimal hanya bisa bermain imbang. Dengan skenario itu Madrid dan Barcelona akan punya poin sama 88, namun The Catalans unggul dalam selisih gol head to head (setelah kedua tim saling mencuri kemenangan di laga away musim ini).

Terkait persaingan Liga Spanyol di pekan terakhir, Barcelona sudah sembilan kali berhasil memenanginya. Berikut daftarnya, seperti dikutip dari Beritakampus.com :

Musim 1928-29
Barcelona dan Real Madrid mengumpulkan poin yang sama (23) di akhir musim. Namun ketika itu Barcelona masih punya satu pertandingan sisa menghadapi Arenas de Getxo. Barcelona meraih kemenangan 2-0 dan memenangi titel Liga Spanyol perdananya.

Musim 1947-48
Barcelona dan Valencia memasuki pekan terakhir (26) liga dengan kondisi sama kuat, mereka mengumpiulkan 34 poin. Barca menang 3-0 atas Athletic Bilbao, sementara Valencia justru kalah dari Celta Vigo dengan 2-5.

Musim 1948-49
Barcelona (35) dalam posisi unggul dua angka atas Valencia dan Real Madrid (33) saat memasuki pekan pamungkas. Hasil imbang di laga penutup musim akan membuat Barcelona kehilangan titel. Tapi Barcelona bisa meraih poin penuh dengan keunggulan 2-1 dari Espanyol dan memastikan diri menjadi juara dengan keunggulan dua poin. Sementara di laga lain Valencia dan Madrid juga berhasil mengalahkan lawan-lawannya

Musim 1952-53
Valencia kembali menjadi pesaing Barcelona dalam perebutan gelar yang harus ditentukan hingga pekan terakhir, di mana ketika itu kedua tim sama-sama mengoleksi 40 poin. Barcelona menang 3-1 saat berhadapan dengan Athletic Bilbao, sementara El Che malah kalah. Di klasemen akhir, Barcelona jadi juara dengan keunggulan dua angka (42-40).

Musim 1959-60
Barcelona menghancurkan Real Zaragoza 5-0 di pekan pamungkas musim 1959-1960 di Camp Nou. Kemenangan itu membuat Barcelona unggul selisih gol dari Real Madrid (setelah keduanya sama kuat dalam head to head). Kedua tim menyudahi musim dengan 46 poin.

Musim 1991-92
Barcelona dan Real Madrid kembali bersaing hingga pekan pamungkas. Barcelona mengandaskan Athletic Bilbao 2-0 di Camp Nou, sementara Madrid kalah saat berhadapan dengan Tenerife. Barcelona, yang ketika itu masih dilatih Johan Cryuff, memenangi liga dengan selisih poin 55-54 atas El Real.

Musim 1992-93
Skenario serupa musim sebelumnya muncul kembali. Jika ingin memenangi gelar maka Barca harus menang saat menjamu Real Sociedad di Camp Nou di pekan terakhir dan dibarengi dengan kekalahan Madrid saat berhadapan dengan Tenerife.

Barca menang tipis 1-0 di laga penutup musim tersebut, sementara Madrid untuk kali kedua secara beruntun kalah oleh Tenerife dan harus merelakan gelar juara yang didepan mata menguap. Barca jadi juara dengan 58 poin, sementara Madrid punya 57 poin.

Musim 1993-94
Untuk kali ketiga secara beruntun Barcelona memenangi titel Liga Spanyol di pekan pamungkas. Harus menang saat menjamu Sevilla di Camp Nou, Barca menggilas tamunya dengan skor 5-2. Kemenangan itu akan sia-sia jika Deportivo La Coruna menang saat menjamu Valencia. Tapi keberuntungan berpihak ke Barcelona karena Depor bermain imbang – setelah mereka gagal memanfaatkan sebuah hadiah penalti. Sama-sama mengoleksi 56 poin, Barca jadi juara dengan keunggulan selisih gol (setelah pada head to head mereka sama kuat).

Musim 2009-10
Seperti terjadi musim ini Barcelona dan Madrid bersaing hingga pekan pamungkas. Barcelona yang harus menang untuk merebut gelar juara menuntaskan tugasnya dengan sempurna: menggilas Valladolid 4-0. Madrid juga menang di laga terakhirnya, tapi itu tak lagi berpengaruh. Barcelona menjadi juara dengan poin 99, unggul tiga dari Madrid.