Jul 8
2016

Dikalahkan Mourinho dan Ancelotti Jadi Pengalaman Terburuk Xavi di Barcelona

Dikalahkan Mourinho dan Ancelotti Jadi Pengalaman Terburuk Xavi di Barcelona

Agen Judi Online

Berita Bola, Gelandang Al Sadd, Xavi Hernandez, menyebutkan pengalaman terburuknya selama membela Barcelona di periode 1998 hingga 2015. Xavi menilai, kekalahan di final Copa del Rey musim 2010-2011 dan 2013-2014 oleh Real Madrid menjadi pengalaman terburuk pria berusia 36 tahun bersama Blaugrana –julukan Barcelona.

Pada musim 2010-2011, Los Blancos –julukan Madrid– ditangani pelatih kontroversial, namun sukses yakni Jose Mourinho. Mou –sapaan akrab Mourinho– sukses membawa Madrid meraih kemenangan di partai puncak lewat gol tunggal Cristiano Ronaldo di babak perpanjangan waktu.

Sementara di musim 2013-2014, Barca lagi-lagi dikalahkan Madrid yang saat itu dilatih Carlo Ancelotti dengan skor 1-2. Hal yang membuat Xavi kesal tentu gol di pengujung pertandingan. Saat itu, Gareth Bale melakukan aksi solo run di menit 88 sebelum membobol gawang Barca kawalan Jose Pinto.

“Pengalaman terburuk saya ketika tampil di final Copa del Rey dan dikalahkan Mourinho dan Ancelotti. Ya, itu sangat menyakitkan,” jelas Xavi mengutip dari Bintangbola.co, Kamis (7/7/2016).

Terlepas dari dua kekalahan tersebut, Barca tetaplah tim yang paling sering menang di ajang Copa del Rey. Sepanjang sejarah, Barca telah meraih 28 trofi, sementara Madrid sembilan gelar lebih sedikit ketimbang Los Azulgrana –julukan Barca.

Tags: