Dec 11
2015

Dipermalukan Wakil Yunani di Kandang, Dortmund Tetap Lolos

Dipermalukan Wakil Yunani di Kandang, Dortmund Tetap Lolos
Agen Bola

Dipermalukan Wakil Yunani di Kandang, Dortmund Tetap Lolos

 

Berita Bola, DORTMUNDBorussia Dortmund menjamu wakil Yunani, PAOK, dalam matchday pamungkas Grup C Europa League 2015-2016, Jumat (11/12/2015) dini hari WIB. Tampil di kandang sendiri, Signal Iduna Park, pasukan Thomas Tuchel itu diluar dugaan justru takluk 0-1. Kekalahan ini memang tak menghentikan langkah Die Borussen ke fase knockout, namun Marco Reus dan kolega harus puas lolos sebagai runner-up Grup C.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Meski tampil dengan beberapa pemain lapis kedua macam Adrian Ramos, Adnan Januzaj, Shinji Kagawa, dan Matthias Ginter, Dortmund tampil baik di awal-awal laga. Di menit ketujuh, free kick Januzaj hadir mengancam, namun bola liar dengan sigap diamankan kiper PAOK, Panagiotis Glykos.

Empat menit berselang, tuan rumah kembali mendapat peluang matang. Sayang, sepakan Kagawa yang sempat deflected tipis saja melebar dari gawang Glykos. Dortmund terus mengurung pertahanan PAOK sampai laga memasuki menit 20.

Kuartet Kagawa, Janujaz, Ramos, dan Marco Reus memang tampil cukup baik. Absennya Pierre-Emerick Aubameyang yang diistirahatkan pun seperti tak terlalu berpengaruh. Ya, gol sepertinya tinggal menunggu waktu saja.

Tekanan armada Tuchel kian bertambah dan seharusnya bisa membuka keunggulan. Sambaran Reus yang meneruskan crossing Ginter di menit 24, dengan gemilang dipatahkan Glykos. Great save!

Memasuki menit 30, PAOK mencoba bangkit lewat sebuah counter attack cepat. Sayang, Giorgios Tzavellas berada dalam posisi offside.

Meski relatif mendominasi, Dortmund justru dikejutkan dengan gol tim tamu PAOK yang dicetak Robert Mak di menit 33. Gol ini murni kesalahan Mats Hummels. Maksud hati ingin menerapkan perangkap offside, bek Timnas Jerman itu justru kalah cepat dari Mak. Nama terakhir pun mengecoh Roman Weidenfeller dalam duel one-on-one sebalum menceploskan bola ke gawang. 0-1 untuk PAOK!

Dortmund nyaris menyamakan skor tiga menit sebelum turun minum, hanya saja sambaran Reus usai meneruskan umpan Januzaj digagalkan tiang gawang. Sampai trun minum, keunggulan tim tamu tetap bertahan.

Babak Kedua

Dortmund langsung melakukan dua pergantian selepas jeda. Di luar dugaan, Tuchel menarik keluar Reus dan Sven Bender serta memasukkan Julian Weigl dan Henrikh Mkhitaryan. Well, Bundesliga sepertinya memang jadi prioritas utama sang manajer.

Meski demikian, masuknya kedua pemain tersebut – terutama Mkhitaryan – ternyata cukup mendongkrak daya serang tim dan memaksa Glykos terus bekerja keras.

Kans untuk menyamakan kedudukan didapat Dortmund di menit 60. Sayang, tembakan Mkhitaryan masih melebar dari sasaran, meski bintang Timnas Armenia itu sebenarnya mendapat ruang tembak yang cukup bebas.

Masuknya Aubameyang yang menggantikan Kagawa di menit 66, semakin menambah agresivitas Dortmund. Namun, PAOK yang mulai menerapkan parkir bus memang sangat alot. Di menit 70, pasukan Igor Tudor malah mencoba mengambil celah lewat sebuah counter attack. Sayang, sundulan Dimitar Berbatov masih menyamping di sisi gawang Weidenfeller.

Setelah itu, PAOK pun membulatkan niatnya untuk bertahan total. Berbatov diganti dengan Erik Sabo yang notabene berposisi sebagai gelandang bertahan.

Menit 83, Dortmund kembali mendapat peluang emas via Mkhitaryan. Tapi, lagi-lagi Glykos membuat penyelamatan gemilang. Hingga wasit meniup peluit panjang, keunggukan PAOK tetap bertahan.