May 4
2019

Lebih dari 5000 Orang Dukung Petisi untuk Larang Messi Tampil di Leg II Kontra Liverpool

Lebih dari 5000 Orang Dukung Petisi untuk Larang Messi Tampil di Leg II Kontra Liverpool

Berita Bola,  Lebih dari 5000 Orang Dukung Petisi untuk Larang Messi Tampil di Leg II Kontra Liverpool

Fans Liverpool sepertinya masih belum rela tim kesayangannya takluk 0-3 dari Barcelona di leg I semifinal Liga Champions 2018-2019. Fans The Reds –julukan Liverpool– pun membuat petisi perihal larangan megabintang Barcelona, Lionel Messi, tampil pada leg II yang akan berlangsung di Anfield Stadium, Rabu 8 Mei 2019, dini hari WIB.

Petisi itu pun telah didukung lebih dari 5000 orang hingga saat ini dan jumlah itu kemungkinan akan terus bertambah. Besar harapan Fans Liverpool agar petisi itu bisa diperhatikan UEFA sehingga Messi tak akan tampil di Anfield pada pekan depan.

Lionel Messi (Foto: Laliga)

[ Baca Juga : Lupakan Barcelona, Klopp Arahkan Fokus Liverpool ke Newcastle ]

Fans Liverpool membuat petisi itu karena Messi tampak memukul Fabinho secara sengaja sebelum mendapatkan tendangan bebas yang berbuah gol ketiga Barcelona pada menit 82. Fans Liverpool kesal karena seharusnya tendangan bebas didapatkan The Reds bukannya Barcelona, dilansir Kamus Judi.

Insiden pukulan Messi ke kepala Fabinho pun mengundang banyak orang berkomentar di dunia maya, khususnya twitter. Mayoritas dari mereka mempertanyakan fungsi VAR (Video Assistant Referee) yang tak terlihat pada pertandingan itu.

Komentar netizen di twitter (Foto: Twitter/@Ultra_Suristic)

Kendati demikian, petisi itu disinyalir tak akan berpengaruh terlalu besar kepada Liverpool. Sebab menurut Kamus Judi, meskipun Messi tak bermain tetapi tim asuhan Jurgen Klopp itu masih memiliki tugas berat untuk mengejar defisit tiga gol dari Barcelona. Bukan perkara mudah bagi Liverpool untuk menang dengan skor selisih lebih dari tiga gol atas Barcelona walaupun bermain di Anfield. Oleh sebab itu, fokus ke pertandingan leg II lebih penting daripada memikirkan potensi Messi tak tampil.

Tags:,